Prilaku Konsumtif Anggota Dewan

  • PDF
  • Cetak
  • Surel
Bagi sebagian kecil orang, uang ratusan juta bahkan miliaran mungkin tak seberapa.  Kita ingat misalnya, bekas anggota DPR yang juga bekas Bendahara Umum partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin saat memberikan uang 120 ribu dolar Singapura atau hampir 1 miliar rupiah untuk Sekretaris Jenderal  Mahkamah Konstitusi. Menduga ada udang di balik batu, Sekjen MK yang menyebut itu sebagai uang persabatan lantas memilih mengembalikan uang tersebut. Bagi seorang Nazar uang sebesar itu mungkin tak seberapa. Tapi bagi mayoritas warga negeri ini, sekadar  “uang persabahatan” sebesar  itu tentu jumlah yang  luar biasa besar.
Bagi sebagian besar warga yang mesti berpeluh-peluh membanting tulang untuk bisa sekadar makan, tentu akan merasa jengkel dan mungkin marah mengetahui dana miliaran rupiah dihamburkan begitu saja. Apalagi  bila hanya demi kepentingan dan kenyamanan para wakil rakyat.  Lihat misalnya pembangunan ruang rapat Badan Anggaran DPR yang menghabiskan biaya hingga puluhan miliar rupiah. Atau misalnya pengadaan kalender sebesar Rp 1,3 miliar dan pengharum ruangan sebesar Rp 1, 6 miliar.

Belum lagi miliran rupiah dana yang harus dikeluarkan parlemen yang tak langsung berhubungan dengan kebutuhan warga.  Dari situs para wakil rakyat itu kita bisa lihat misalnya lelang pencetakan buletin parlementaria Rp 3,5 miliar dan majalah parlementaria Rp 3 miliar rupiah. Untuk siapa buletin dan majalah itu? Padahal informasi kegiatan dan aktivitas parlemen toh bisa dipajang di situs DPR yang juga berbiaya miliaran rupiah itu. Tentu itu lebih bermanfaat dan tidak memboroskan kertas juga anggaran.
Para wakil rakyat di Senayan sana tampak seperti tinggal di menara gading. Terasing dari masyarakatnya, tak peduli dan berjarak dari mayoritas pemilihnya.  Mereka seperti tak mau tahu  kalau di sekitarnya masih banyak orang yang harus bekerja luar biasa keras untuk sekadar bertahan hidup. Mereka abai di banyak daerah masih banyak balita terancam busung karena gizi yang buruk. Dana miliaran rupiah itu jelas akan sangat bermanfaat bila diperuntukkan bagi warga yang miskin papa

Mumpung tahun baru belum lama dimulai, ada baiknya para wakil rakyat itu sudi sebentar merenung. Lantas mengubah perilaku sembari berempati kepada sebagian besar  warga yang masih hidup susah. Karena perilaku yang tak senonoh, menghambur-hamburkan anggaran yang notabene duit rakyat itu jelas mengkhianati amanat rakyat.

(Ditulis oleh : Galuh Melinda)
Komentar (0)Add Comment

Tulis komentar
Anda harus masuk untuk menerbitkan sebuah komentar. Silahkan daftar bila anda belum punya akun.

busy
 

Form Login

Anggota Online

None

Akses Web

Bagaimana pendapat Anda dengan Akses website SMPN 1 Arjawinangun ?
 

Pojok Siswa

Sodakoh Kepaksa 21.01.09 - Nama saya Fadly, seorang muslim yang “lumayan” taat beri...
Bahasa Inggris dan Kata Pertama 02.04.09 - Sudah menjadi kelaziman dan diketahui secara luas bahwa BAHA...
Contoh Makalah Contek-Mencotek di Kalangan Remaja 02.04.09 - Bab 1PendahuluanA. Latar Belakang MasalahUjian Akhir Nasiona...

Kunjungan Per Negara

Top 7:
Indonesia flag 67%Indonesia (70114)
United States flag 15%United Sta... (15664)
Russian Federation flag <1%Russian Fe... (566)
Malaysia flag <1%Malaysia (357)
Ukraine flag <1%Ukraine (327)
Norway flag <1%Norway (313)
Netherlands flag <1%Netherlands (218)
104785 visits from 83 countries

Facebook Kami