Bagi sebagian besar warga yang mesti berpeluh-peluh membanting tulang untuk bisa sekadar makan, tentu akan merasa jengkel dan mungkin marah mengetahui dana miliaran rupiah dihamburkan begitu saja. Apalagi bila hanya demi kepentingan dan kenyamanan para wakil rakyat. Lihat misalnya pembangunan ruang rapat Badan Anggaran DPR yang menghabiskan biaya hingga puluhan miliar rupiah. Atau misalnya pengadaan kalender sebesar Rp 1,3 miliar dan pengharum ruangan sebesar Rp 1, 6 miliar.
Belum lagi miliran rupiah dana yang harus dikeluarkan parlemen yang tak langsung berhubungan dengan kebutuhan warga. Dari situs para wakil rakyat itu kita bisa lihat misalnya lelang pencetakan buletin parlementaria Rp 3,5 miliar dan majalah parlementaria Rp 3 miliar rupiah. Untuk siapa buletin dan majalah itu? Padahal informasi kegiatan dan aktivitas parlemen toh bisa dipajang di situs DPR yang juga berbiaya miliaran rupiah itu. Tentu itu lebih bermanfaat dan tidak memboroskan kertas juga anggaran.
Para wakil rakyat di Senayan sana tampak seperti tinggal di menara gading. Terasing dari masyarakatnya, tak peduli dan berjarak dari mayoritas pemilihnya. Mereka seperti tak mau tahu kalau di sekitarnya masih banyak orang yang harus bekerja luar biasa keras untuk sekadar bertahan hidup. Mereka abai di banyak daerah masih banyak balita terancam busung karena gizi yang buruk. Dana miliaran rupiah itu jelas akan sangat bermanfaat bila diperuntukkan bagi warga yang miskin papa
Mumpung tahun baru belum lama dimulai, ada baiknya para wakil rakyat itu sudi sebentar merenung. Lantas mengubah perilaku sembari berempati kepada sebagian besar warga yang masih hidup susah. Karena perilaku yang tak senonoh, menghambur-hamburkan anggaran yang notabene duit rakyat itu jelas mengkhianati amanat rakyat.
(Ditulis oleh : Galuh Melinda)
Pasang sebagai favorite
Bookmark
Email ini
Hits: 76
Komentar (0)

Tulis komentar
Anda harus masuk untuk menerbitkan sebuah komentar. Silahkan daftar bila anda belum punya akun.









