Mengatur Waktu Anda

  • PDF
  • Cetak
  • Surel
Siswa baru seringkali menghadapi kebanyakan dalam mengatur dan memprioritaskan waktunya diluar pelajaran. Ada beberapa hal yang dilakukan, tempat-tempat baru yang ditemukan, dan menghabiskan waktu bersama dengan teman-teman baru, hal ini dapat menyenangkan, dan dapat dengan cepat menghabiskan 24 jam kita dibatasi setiap harinya. Dimana suatu godaan untuk “membiarkan kegiatan pelajaran bergulir” dan “nikmati kehidupan barumu”, jangan menyerah. Untuk menambahkannya, anda juga harus mengatur waktu belajarmu sendiri, membatasi diri anda ketika dan seberapa lama anda akan belajar. Saya harap beberapa saran itu membantu.
Yang pertama, cobalah untuk tidak melakukan hal-hal pada detik-detik akhir, mungkin ini menjadi keasyikan yang aneh bekerja dengan cara yang demikian, akan tetapi anda hanya tak akan dapat melakukan yang terbaik dan bahkan anda mungkin menjumpai diri anda kehilangan beberapa tugas. Penundaan, yang menjerat seperti ini mungkin, dapat menjadi musuh paling tersembunyi dan membahayakan siswa, jadi jika anda menunda-nunda—dan anda tahu diri anda---mulailah memikirkan tentang taktik yang akan membantu anda menyelesaikan pekerjaan anda lebih awal dan pastikan anda tetap tenang.
Selanjutnya, buatlah dan ikutilah sebuah jadwal belajar yang realistis, pastikan kalau ada  cukup waktu yang tersedia untuk semua pekerjaan yang perlu anda lakukan yang cukup fleksibel membiarkan kejutan-kejutan suatu berita yang tak diharapkan dalam Bahasa Inggris, sebuah kunjungan dari seorang teman (secara pribadi atau on line), atau sebuah pizza dan pesta pepsi di ruangan sebelah. Dan realistislah, bila anda telah pergi ke bioskop setiap hari Sabtu malam sampai anda sudah kembali pukul 12. Jangan jadwalkan waktu-waktu belajar dari jam 8 – 10 pada hari Sabtu malam. Anda tahu kalau anda tidak akan sampai di hadapan buku anda datang pukul 9. Tetapi pastikanlah menyisihkan waktu-waktu tertentu untuk belajar, sehingga anda memperoleh suatu kendali atas waktu anda.
Kebanyak siswa menemukan kalau suatu perencana harian atau mingguan membantu mereka mengatur berbagai hidupnya. Ini seringkali mengungkapkan suatu pola bagi setiap hari atau minggu, tandailah apa yang anda lakukan setiap jamnya, dan berikutnya lihatlah bagaimana kita menggunakan waktu kita dan dimana ada kesempatan-kesempatan untuk melakukan suatu kerjaan. Yang lain-lainnya temukan bahwa sebuah ”daftar kerjaan” membantunya memprioritaskan. Hey......apapun akan berhasil !!!
Masukkan kebiasaan tugas pada pelajaran khusus pada waktu-waktu yang teratur selama seminggu, sehingga pada haris Selasa dari pukul 1:30-3:30, anda biasanya akan bekerja pada pelajaran sejarah, pada hari Kamis setelah pelajaran Biology, anda umumnya akan menghabiskan sejam meninjau catatan-catatan itu. Ini akan membangun rutinitas yang bermanfaat dan memberikan anda suatu sistem pemeriksaan yang terpasang tetap. Anda akan tahu—dan bahkan mungkin merasa bersalah jika anda telah melewatkan mengerjakan sesuatu yang telah anda jadwalkan.
Jangan rencanakan belajar dalam waktu yang terlalu lama secara sekaligus. Jadwalkan satu, dua, atau tiga sesi waktu, kalau tidak kelelahan akan mengalahkan bahkan maksud terbaik anda , dan anda akan mendapati anda sendiri menyerah daripada mengerjakan suatu pelajaran yang berguna.
Ambil istirahat singkat yang teratur untuk menyegarkan pikiran anda, tubuh anda dan semangan anda. Jadi sesebentar, peregangan, berjalan-jalan, minum soda, melihat keluar jendela, menulis e-mail, lalu balik kembali berkerja. Jadwalkan pelajaran waktu siang, pakailah kelompok-kelompok diantara pelajaran-pelajaran anda ketika kebingungan-kebingungan seharusnya yang paling rendah. Gang-gang kediaman tidak disibukkan dengan suara keras orang dna tidak bersahabat, teman-teman anda belum pulang dari kerja, siap bersantai atau berjalan-jalan keluar. Gunakanlah waktu ini selama siang hari /diantara pelajaran-pelajaran secara bijak dan anda akan ”siap sedia” apapun rencana-rencana sosial yang mungkin  siap untuk malam hari. Dan anda juga tak akan merasa bersalah pada hari esoknya.
Aturan baku yang kokoh  adalah yang akan anda perlukan kira-kira 2 jam kerja di luar selama setiap jamnya di dalam ruang pelajaran. Saya tahu anda tak akan berpikir demikian sekarang ini juga, tetapi saya akan merencanakannya. Waktu dipakai secara bijak adalah sekutu anda yang terkuat, waktu yang dihabiskan secara sia-sia adalah musuh anda yang paling hebat.
Akhirnya, ingatlah bahwa andalah yang berkuasa atas waktu anda, jadi jika anda sedang mengalami masalah dengan suatu matapelajaran yang hanya ketemu 2 hari seminggu, siapa yang berkata bahwa anda dapat mempelajari matapelajaran itu lima atau enam kali seminggu ? jika anda sedang berada pada tim tenis yang berlatih 3 kali seminggu, ini bukan berarti kalau anda juga dapat berlatih tennis sebentar 2 atau 3 hari lainnya juga, bukan ? anda akan menjadi lebih baik di tenis, dan prinsip yang sama itu berlaku pada matematika atau sejarah atau biologi.
Komentar (0)Add Comment

Tulis komentar
Anda harus masuk untuk menerbitkan sebuah komentar. Silahkan daftar bila anda belum punya akun.

busy
 

Form Login

Anggota Online

None

Poll Ekschool

Menurut Anda Apa Ekstra Kurikuler SMPN 1 Arjawinangun yang paling berkembang dan terorganisir dengan baik ?
 

Akses Web

Bagaimana pendapat Anda dengan Akses website SMPN 1 Arjawinangun ?
 

Poll Prestasi Belajar

Faktor penyebab utama siswa cenderung malas belajar ?
 

Pojok Siswa

Sodakoh Kepaksa 21.01.09 - Nama saya Fadly, seorang muslim yang “lumayan” taat beri...
Bahasa Inggris dan Kata Pertama 02.04.09 - Sudah menjadi kelaziman dan diketahui secara luas bahwa BAHA...
Contoh Makalah Contek-Mencotek di Kalangan Remaja 02.04.09 - Bab 1PendahuluanA. Latar Belakang MasalahUjian Akhir Nasiona...

Kunjungan Per Negara

Top 7:
Indonesia flag 67%Indonesia (70113)
United States flag 15%United Sta... (15664)
Russian Federation flag <1%Russian Fe... (566)
Malaysia flag <1%Malaysia (357)
Ukraine flag <1%Ukraine (327)
Norway flag <1%Norway (313)
Netherlands flag <1%Netherlands (218)
104784 visits from 83 countries

Facebook Kami